Cara Jual Rumah Cepat Laku Tanpa Membanting Harga

Rumah yang tidak kunjung terjual biasanya bukan karena pasarnya sepi, melainkan karena satu dari beberapa hal yang bisa diperbaiki. Menurunkan harga adalah jalan keluar paling cepat sekaligus paling mahal, dan sering kali tidak diperlukan jika penyebab sebenarnya ditangani.
Harga awal yang terlalu tinggi
Peminat paling serius datang pada empat sampai enam minggu pertama setelah rumah dipasarkan. Jika harga di awal terlalu tinggi, gelombang pembeli terbaik itu lewat begitu saja, dan yang tersisa kemudian adalah pemburu diskon.
Menurunkan harga dua kali sebesar lima persen juga mengirim sinyal buruk: pembeli menyimpulkan ada yang salah dengan rumahnya, lalu menunggu penurunan berikutnya. Lebih baik menetapkan harga yang tepat sejak awal berdasarkan pembanding di jalan yang sama.
Dokumen yang belum siap
Ini penyebab yang paling sering terlewat. Pembeli serius di kelas menengah ke atas hampir selalu memeriksa dokumen sebelum menawar. Jika sertifikat masih atas nama orang tua, ahli waris belum sepakat, PBB menunggak, atau sertifikat masih dijaminkan di bank, transaksi akan tertahan dan pembeli beralih ke rumah lain.
Selesaikan urusan dokumen sebelum rumah dipasarkan, bukan setelah ada penawaran.
Foto dan penyajian yang seadanya
Hampir semua pembeli menyaring pilihan lewat layar sebelum memutuskan datang. Rumah bagus dengan foto gelap dan berantakan akan kalah oleh rumah biasa dengan penyajian yang rapi.
- Rapikan dan kosongkan barang berlebih sebelum pemotretan.
- Foto pada siang hari dengan semua tirai dan lampu dinyalakan.
- Sertakan denah jika ada, terutama untuk rumah besar.
- Tampilkan ruang yang menjadi kekuatan rumah, bukan sekadar semua ruangan.
Akses kunjungan yang sulit
Rumah yang hanya bisa dilihat pada jam tertentu, atau yang kuncinya dipegang orang yang sulit dihubungi, kehilangan peminat tanpa pemiliknya pernah tahu. Pastikan ada satu pihak yang memegang akses dan bisa merespons pada hari yang sama.
Pemasaran yang menyebar tanpa penanggung jawab
Menyerahkan rumah ke banyak agen sekaligus terdengar seperti memperbesar peluang, padahal sering berakibat sebaliknya: rumah yang sama muncul di banyak tempat dengan harga dan deskripsi berbeda, dan pembeli menyimpulkan penjualnya sedang terdesak.
Satu penugasan yang jelas, dengan target waktu dan laporan berkala, biasanya menghasilkan lebih banyak peminat yang serius.
Apa yang wajar untuk diharapkan?
Rumah di kelas harga tinggi memang butuh waktu lebih lama, karena jumlah pembelinya sedikit. Yang perlu Anda pantau bukan jumlah hari, melainkan jumlah peminat yang benar-benar datang melihat. Jika dalam satu bulan tidak ada satu pun kunjungan, masalahnya ada di harga atau penyajian, bukan di pasar.
Ingin dinilai lebih dulu sebelum memutuskan harga? Velora Realty memberikan penilaian berbasis pembanding di jalan Anda sendiri, sebelum ada komitmen apa pun.



