Analisa Harga

Harga Tanah Menteng per Meter 2026

Harga Tanah Menteng per Meter 2026

Harga tanah di Menteng, Jakarta Pusat, berada di kisaran Rp 53 juta sampai Rp 109 juta per meter persegi. Angka ini dihitung dari tujuh rumah yang sedang Velora Realty pasarkan di Menteng pada September 2026, dengan membagi harga penawaran terhadap luas tanahnya. Sebagian besar berada di kisaran Rp 55 juta sampai Rp 65 juta per meter.

Perlu jujur soal sifat angkanya: ini harga penawaran, bukan harga transaksi. Di Menteng selisih antara keduanya biasanya masih terbuka untuk dinegosiasikan, dan kavling yang benar-benar langka justru sering tutup mendekati harga penawaran.

Sebaran harga dari listing kami sendiri

Tujuh rumah, diurutkan dari yang termurah per meter:

  • LT 507 m2, dua lantai, bangunan lapang. Sekitar Rp 53 juta per m2.
  • LT 900 m2, SHM, kavling masih bisa dipecah. Sekitar Rp 55 juta per m2.
  • LT 891 m2, SHM. Sekitar Rp 61 juta per m2.
  • LT 760 m2, bersebelahan dengan area komersial. Sekitar Rp 63 juta per m2.
  • LT 714 m2, rumah tua, praktis dihitung tanah. Sekitar Rp 65 juta per m2.
  • LT 280 m2, Golongan C, kavling kecil. Sekitar Rp 75 juta per m2.
  • LT 348 m2, bangunan klasik terawat siap huni. Sekitar Rp 109 juta per m2.

Dua pola langsung terbaca. Pertama, semakin kecil kavlingnya, semakin mahal harga per meternya, karena pembeli kavling kecil membayar alamatnya, bukan luasnya. Kedua, rumah yang bangunannya masih layak huni dihargai jauh di atas rumah yang pada praktiknya dijual sebagai tanah.

Kenapa selisihnya bisa dua kali lipat?

Empat hal yang paling menentukan di Menteng.

Golongan cagar budaya. Menteng adalah kawasan cagar budaya, dan bangunannya digolongkan A, B, atau C. Golongan menentukan seberapa jauh Anda boleh mengubah atau membongkar bangunan. Kavling yang bangunannya boleh dirombak bebas bernilai berbeda dengan kavling yang fasadnya wajib dipertahankan. Ini pertanyaan pertama yang harus diajukan, bukan terakhir.

Lebar dan kelas jalan. Kavling di jalan utama seperti Teuku Umar, Diponegoro, atau Imam Bonjol berada di kelas harga tersendiri dibanding jalan-jalan sekunder di belakangnya, sekalipun jaraknya hanya beberapa ratus meter.

Bentuk kavling. Kavling persegi dengan muka lebar jauh lebih mudah dibangun ulang daripada kavling memanjang dengan muka sempit, dan harganya mengikuti.

Kondisi bangunan dan sertifikat. Rumah tua yang masih berdiri tetap punya nilai jika kondisinya baik. Sebaliknya, bangunan yang harus dibongkar adalah biaya, bukan nilai tambah. Sertifikat SHM yang bersih juga mempersempit ruang negosiasi pembeli.

Berapa harga rumah di Menteng secara keseluruhan?

Dari listing aktif kami, rumah di Menteng berada di kisaran Rp 21 miliar sampai Rp 54 miliar, tergantung luas tanah dan kondisi bangunan. Kavling sekitar 300 meter berada di ujung bawah kisaran itu, sementara kavling 700 meter ke atas berada di ujung atasnya.

Apakah Menteng masih layak dibeli untuk investasi?

Menteng punya sifat yang jarang dimiliki kawasan lain di Jakarta: pasokannya tidak bisa bertambah. Tidak ada kavling baru yang bisa diciptakan, dan status cagar budaya membatasi pembangunan vertikal. Yang perlu diperhitungkan adalah likuiditasnya. Pembeli di kelas harga ini jumlahnya sedikit, sehingga waktu jual biasanya lebih panjang dibanding properti di bawah Rp 10 miliar.

Bagaimana cara menghitung harga tanah sendiri?

Ambil harga penawaran, bagi dengan luas tanah, lalu bandingkan dengan kavling lain di jalan sekelas, bukan sekadar di kecamatan yang sama. Untuk rumah yang bangunannya sudah tua, jangan memberi nilai pada bangunannya. Banyak penjual yang masih menghitung bangunan tua sebagai nilai tambah, padahal pembeli akan menghitungnya sebagai biaya bongkar.

Kalau Anda sedang menilai satu kavling tertentu di Menteng, kirimkan alamat dan luasnya kepada kami. Kami bandingkan dengan data penawaran dan penutupan yang kami punya di jalan yang sama.

Data: listing aktif Velora Realty, September 2026.

Baca Juga

Hubungi Kami

Hubungi kami dan temukan properti premium Anda bersama Velora Realty